Ketika kesabaranku menunggu seseorang telah mencapai titik akhir dan aku sudah merasa sangat lelah . Ku putuskan untuk melupakannya . Dan ku tuliskan sesuatu untuknya ..
Aku telah berusaha membawa obor dan memasuki dinding - dinding kosong dalam hatimu. Tapi sayang , obor yang ku bawa sudah tidak sanggup menerangiku saat harus berjalan dalam gelapnya hatimu yang kosong itu. Aku sudah terlalu lelah menunggumu.Terlalu telah karena terus berusaha memasuki hatimu yang kosong . Namun aku tidak bisa memasuki hatimu yang kosong itu . Bahkan untuk membukanya saja aku tidak mampu !
Hatimu sangat keras bagaikan batu.Percuma aku menunggumu . Sia - sia waktu yang kumiliki selama ini terbuang hanya untuk menunggumu yang tak pernah dan tak akan pernah sadar telah ku tunggu begitu lama. Bodohnya diriku , mau - maunya aku menuggumu .. Hmm .. Tapi tak apa ,ku jadikan ini pelajaran .. Terimakasih...
Namun itu hanya kutulis dan kusimpan sebagai kenangan . Tanpa pernah aku berani untuk memberikan padanya .
Aku telah berusaha membawa obor dan memasuki dinding - dinding kosong dalam hatimu. Tapi sayang , obor yang ku bawa sudah tidak sanggup menerangiku saat harus berjalan dalam gelapnya hatimu yang kosong itu. Aku sudah terlalu lelah menunggumu.Terlalu telah karena terus berusaha memasuki hatimu yang kosong . Namun aku tidak bisa memasuki hatimu yang kosong itu . Bahkan untuk membukanya saja aku tidak mampu !
Hatimu sangat keras bagaikan batu.Percuma aku menunggumu . Sia - sia waktu yang kumiliki selama ini terbuang hanya untuk menunggumu yang tak pernah dan tak akan pernah sadar telah ku tunggu begitu lama. Bodohnya diriku , mau - maunya aku menuggumu .. Hmm .. Tapi tak apa ,ku jadikan ini pelajaran .. Terimakasih...
Namun itu hanya kutulis dan kusimpan sebagai kenangan . Tanpa pernah aku berani untuk memberikan padanya .