Introvert Bercerita

  • Beranda
Home Archive for 2014


Apakah kau tau?
Aku
Aku
Aku
Aku
Aku
Aku
Aku
Aku
Aku
Aku
Aku, di sini selalu menantimu




Tak pernah terbesit sedikit pun dibenakku untuk menjadi pengagum rahasiamu. Aku tak ingin diselimuti rasa ingin tau yang berlebih tentangmu dan pada akhirnya harus mencari tau semua itu diam-diam. Namun aku tak bisa memungkiri bahwa kini aku telah menjadi pengagum rahasiamu. Akulah orang yang selalu ingin tau tentangmu. Aku, orang yang setiap hari diam-diam selalu mencari tau kabarmu, keadaanmu. Apakah kau baik-baik saja? Apakah kau selalu dalam lindungan Allah? Itulah yang selalu ingin ku tau. Tapi pertanyaan-pertanyaan itu aku tak pernah bisa tau jawabannya. Pertanyaan itu masih tersimpan rapih hatiku tanpa pernah aku tau kapan aku akan menemukan jawabannya. Atau bahkan mungkin aku tak akan pernah tau jawabannya? Entahlah. Aku hanya bisa diam bersama rasa ingin tauku itu. Meski terkadang, keputusasaan mencoba menghinggapiku, tapi entah mengapa ia tak pernah bisa merasukiku. Aku selalu bersabar untuk bisa tau jawaban dari pertanyaan yang menghantuiku itu.
Bagiku, menjadi secret admire, menjadi orang yang penuh tanda tanya tentang orang lain, menjadi orang yang selalu berusaha mencari tau apa yang ingin ia tau secara diam-diam, itu bukanlah sebuah kebanggaan. Itu hanya membuatku selalu dilanda kecemasan. Jika aku boleh memilih, pasti aku akan memilih untuk tidak akan pernah menjadi secret admiremu. Bahkan mungkin aku akan lebih memilih untuk tidak pernah mengenalmu atau tau tentangmu, sedikitpun.
 

Aku belajar mencintaimu
Mencintai Tanpa Syarat apapun
Meski kau yang tersulit untukku
Tapi aku tak ragu

Kini kita sudah semakin jauh
Bahkan sulit untuk kembali
Kuberi semua yang ada padaku
Tanpa syarat apapun

Aku ingin trrus ada dihatimu
Aku lelaki yang tak bisa mudah menggantimu
Meski aku takut akan kelemahanmu
Ku takkan lari karena cintaku sempurna

Kini kita sudah semakin jauh
Bahkan sulit untuk kembali
Kuberi semua yang ada padaku
Tanpa syarat apapun

Aku ingin trrus ada dihatimu
Aku lelaki yang tak bisa mudah menggantimu
Meski aku takut akan kelemahanmu
Ku takkan lari karena cintaku sempurna


Asaku
 
Asaku patah
Tatkala sebuah kata terucap
Menusuk hati  menembus kalbu
Aku bungkam
Terpaku bersama puing-puing asaku
Tanpa kata



 Jujur yang Tiada


Dusta terlahir tatkala takut menerpa
Tak ingin menyayat
Tapi justru menusuk
Bimbang terbungkus dalam bingung
Emosi terbalut keputusasaan
Kejujuran menjadi khayalan
Lidah seakan kelu
Seakan tak bertulang
Hingga tak sepatah kejujuran pun terucap
Hanya dusta, dusta dan dusta
Yang terus terucap
 






Bunga Desember atau Blood Lily merupakan bunga yang mekar setahun sekali. Bunga ini biasanya mekar pada akhir bulan November hingga pertengahan Januari. Bunga Desember juga sering disebut bunga tahunan, karena mekar hanya satu tahun sekali. Nama latin Blood Lily adalah Haemanthus Multiflorus.

Bunga Desember berbentuk seperti bola dengan diameter 10-30 cm. Bunganya majemuk berbentuk payung yang "berkoloni" sehingga membentuk bola. Bunganya yang majemuk memungkinkan pangkal mahkota yang berdekatan. Pangkal mahkota berbentuk contong dan panjang sekitar 12 cm dengan bintik coklat kemerahan sedangkan mahkotanya berbentuk jarum berwarna merah orange. Benang sari melengkung keluar, tangkai sarinya memiliki panjang 2-5 cm dan berwarna merah tua sedangkan kepala sari berwarna merah jambu. Disisi lain bakal buahnya berbentuk elips dan panjang sekitar 0,5 cm. Buahnya berwarna hijau, berbentuk kotak dan bulat telur. Pada setiap kotak terdapat 1 biji berbentuk ginjal dengan panjang lebih dari 1 cm. Bijinya berwarna hitam kecoklat-coklatan. Selain itu bijinya memiliki 1 kotiledon sehingga termasuk tumbuhan monokotil. Daun Bunga Desember berwarna hijau muda sampai hijau tua. Daun tumbuhan ini termasuk daun tunggal dengan pola pertulangan daun membentuk pola sejajar. Bunga Desember memiliki daun tepi rata, namun ujung runcing serta memiliki pangkal tumpul. Panjang daunnya berkisar antara 25-30 cm. Sedangkan lebar daunnya berkisar antara 3-10 cm. Bunga ini memiliki batang semu karena tidak terlihat batang yang fungsinya telah terdiferensiasi dan terspesialisasi layaknya tumbuhan tingkat tinggi. Hal ini berfungsi untuk memudahkan tumbuhan membentuk umbi pada musim kemarau untuk mempertahankan siklus hidupnya. Batang tumbuhan ini berwarna hijau muda. Akar tumbuhan ini termasuk tipe serabut berbentuk silindris dan berwarna putih.

Bunga Desember biasanya tumbuh di dataran rendah.Penanaman dan perawatan bunga ini memang sangat mudah. Untuk mengembangbiakan tinggal memisah anakan umbi yang biasanya tumbuh mengikuti umbi utama. Bentuk bonggol umbi bunga desember bentuknya berlapis-lapis, dengan akar serabut bewarna keputihan. Setelah dipisah, umbi anakan ini bisa ditanam di tempat lain seperti pot atau polybag. Yang perlu diperhatikan jangan sampai media tanam terlalu basah atau kedab air sebab akan mengakibatkan umbi akan membusuk dan gagal tumbuh. Selain itu, penempatan media harus ditempat teduh, jangan terpapar sinar matahari langsung sepanjang hari. Kemudian jika daun sudah mulai terbentuk atau mulai tumbuh kita bisa sedikit "memanaskan" atau kita pindah ke tempat yang sinar mataharinya lebih banyak. Selanjutnya, jika sudah datang musim hujan (November) kita bisa memindah tanaman ini ke media yang lebih luas (pot yang lebih besar) atau langsung ditanam di halaman (taman). Tinggalah kita menunggu munculnya Bunga Desember ini. Namun  sekarang, karena beberapa factor, seperti iklim yang tidak menentu, Bunga Desember juga tumbuh selain di bulan November hingga Januari.

Selain sebagai tanaman hias, Bunga Desember bermanfaat untuk mengobati luka bakar. Umbi banyak mengandung saponin, flavonoida dan polifenol berkhasiat sebagai obat luka bakar. Untuk obat luka bakar dipakai umbi Haematlhus Multiflorus yang masih segar, dicuci dan diparut kemudian ditempelkan pada bagian yang luka. Polifenol yang terkandung dalam umbi Bunga Desember aktif membunuh kuman penyebab infeksi sehingga luka bakar akan cepat kering dan sembuh.
Langganan: Komentar ( Atom )

ABOUT AUTHOR

LATEST POSTS

  • Tujuh Makhluk Penghuni 312
    Haii guys!!! Haaaahhhh… Nggak kerasa satu semester udah aku lewati di Teladan, sekolah baruku tercintaaahh :* Bahkan kini aku sudah be...
  • 7 Januari 2015
    7 Januari 2015 Aku di sini termenung. Merenungin suatu kecepatan sebuah kehidupan. Ya, cepat. Sebuah kata yang kuanggap paling tepat unt...
  • GLEN FREDLY - JANUARI
    Berat bebanku Meninggalkanmu Separuh nafas jiwaku Sirna... Bukan salahmu Apa dayaku Mungkin benar cinta sejati Tak berpihak Pa...
  • Menengok Kembali
    "Aku capek. Kenapa tanggung jawab itu harus dibebankan kepadaku semua?" keluhnya sore itu padaku. "Bukankah masih ada orang...
  • Tak Lagi Sama
    "Kenapa mereka membiarkanku sendirian?" tanya gadis kecil itu. Di sudut taman ia duduk sambil memandangi segerombolan anak peremp...
  • Rindu.
    Teruntuk dua orang di tempat yang berbeda, kukirimkan kepingan-kepingan rindu ini untuk kalian. Semoga kalian juga merasakannya dan memilik...
  • Alasan yang Terlupa
    Langit menjingga pertanda senja Saat itu, Kita berada   di tempat yang sama Di sebuah tapak yang semakin meninggi Perantara un...
  • Membunuh Ego
    Ketika semua bertahan dengan ego masing-masing, maka tak akan ada penyelesaian di antara masalah mereka. Satu-satunya hanya dengan membunuh...
  • Aku Ingin Sebuah Jawaban
    Aku menemukan foto itu saat menscroll down beranda igku. Ku perhatikan wajah bahagia mereka. Tampak sangat bahagia layaknya hidup mereka...
  • Cerita Tentang Hati yang Berantakan
    Nggak seharusnya dulu aku menghilang gitu aja dari kamu. Seharusnya dulu aku lebih sabar untuk menunggu saat indah itu. Daripada menghilang...

Blogger templates

Categories

  • akuuuu
  • puisi

Instagram

aarestii.tumblr.com twitter.com/aarestii

Blog Archive

  • ►  2016 (8)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2015 (10)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
  • ▼  2014 (18)
    • ▼  Desember (1)
      • AKU
    • ►  November (1)
      • Secret Admire ~
    • ►  Oktober (2)
      • Afgan - Cinta Tanpa Syarat
      • Beberapa Untaian Kata
    • ►  Agustus (1)
      • Blood Lily
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (1)
    • ►  September (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Introvert Bercerita

Hello!

Unknown
Lihat profil lengkapku

Popular Posts

  • Tujuh Makhluk Penghuni 312
    Haii guys!!! Haaaahhhh… Nggak kerasa satu semester udah aku lewati di Teladan, sekolah baruku tercintaaahh :* Bahkan kini aku sudah be...
  • 7 Januari 2015
    7 Januari 2015 Aku di sini termenung. Merenungin suatu kecepatan sebuah kehidupan. Ya, cepat. Sebuah kata yang kuanggap paling tepat unt...
  • GLEN FREDLY - JANUARI
    Berat bebanku Meninggalkanmu Separuh nafas jiwaku Sirna... Bukan salahmu Apa dayaku Mungkin benar cinta sejati Tak berpihak Pa...
  • Menengok Kembali
    "Aku capek. Kenapa tanggung jawab itu harus dibebankan kepadaku semua?" keluhnya sore itu padaku. "Bukankah masih ada orang...
  • Tak Lagi Sama
    "Kenapa mereka membiarkanku sendirian?" tanya gadis kecil itu. Di sudut taman ia duduk sambil memandangi segerombolan anak peremp...
  • Rindu.
    Teruntuk dua orang di tempat yang berbeda, kukirimkan kepingan-kepingan rindu ini untuk kalian. Semoga kalian juga merasakannya dan memilik...
  • Alasan yang Terlupa
    Langit menjingga pertanda senja Saat itu, Kita berada   di tempat yang sama Di sebuah tapak yang semakin meninggi Perantara un...
  • Membunuh Ego
    Ketika semua bertahan dengan ego masing-masing, maka tak akan ada penyelesaian di antara masalah mereka. Satu-satunya hanya dengan membunuh...
  • Aku Ingin Sebuah Jawaban
    Aku menemukan foto itu saat menscroll down beranda igku. Ku perhatikan wajah bahagia mereka. Tampak sangat bahagia layaknya hidup mereka...
  • Cerita Tentang Hati yang Berantakan
    Nggak seharusnya dulu aku menghilang gitu aja dari kamu. Seharusnya dulu aku lebih sabar untuk menunggu saat indah itu. Daripada menghilang...

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

  • My Story
  • Gallery
  • Archive
  • Blog
  • About
  • Contact

Label Cloud

  • akuuuu
  • puisi
  • Beranda

Latest Posts

  • Tujuh Makhluk Penghuni 312
    Haii guys!!! Haaaahhhh… Nggak kerasa satu semester udah aku lewati di Teladan, sekolah baruku tercintaaahh :* Bahkan kini aku sudah be...
  • 7 Januari 2015
    7 Januari 2015 Aku di sini termenung. Merenungin suatu kecepatan sebuah kehidupan. Ya, cepat. Sebuah kata yang kuanggap paling tepat unt...
  • GLEN FREDLY - JANUARI
    Berat bebanku Meninggalkanmu Separuh nafas jiwaku Sirna... Bukan salahmu Apa dayaku Mungkin benar cinta sejati Tak berpihak Pa...
  • Menengok Kembali
    "Aku capek. Kenapa tanggung jawab itu harus dibebankan kepadaku semua?" keluhnya sore itu padaku. "Bukankah masih ada orang...
  • Tak Lagi Sama
    "Kenapa mereka membiarkanku sendirian?" tanya gadis kecil itu. Di sudut taman ia duduk sambil memandangi segerombolan anak peremp...
  • Rindu.
    Teruntuk dua orang di tempat yang berbeda, kukirimkan kepingan-kepingan rindu ini untuk kalian. Semoga kalian juga merasakannya dan memilik...
  • Alasan yang Terlupa
    Langit menjingga pertanda senja Saat itu, Kita berada   di tempat yang sama Di sebuah tapak yang semakin meninggi Perantara un...
  • Membunuh Ego
    Ketika semua bertahan dengan ego masing-masing, maka tak akan ada penyelesaian di antara masalah mereka. Satu-satunya hanya dengan membunuh...
  • Aku Ingin Sebuah Jawaban
    Aku menemukan foto itu saat menscroll down beranda igku. Ku perhatikan wajah bahagia mereka. Tampak sangat bahagia layaknya hidup mereka...
  • Cerita Tentang Hati yang Berantakan
    Nggak seharusnya dulu aku menghilang gitu aja dari kamu. Seharusnya dulu aku lebih sabar untuk menunggu saat indah itu. Daripada menghilang...

Blogroll

Flickr

About

Copyright 2014 Introvert Bercerita.
Designed by OddThemes