Untukmu,
sang mantan gebetan. Haiii..!!! Apa kabar? Ku harap lebih baik dari
saat kita saling mengenal duluu. Oya, apakah kau masih ingat denganku?
Aku! Seseorang yang dulu selalu setia menunggumu. Menunggumu
mengakatakan "I love you" "maukah kau menjadi pacarku?" "will you be
mine" atau apalah itu. Tapi apa yang kau katakan?! Kau justru mengatakan
"Haii sahabatku." "Kamu memang sahabat terbaikku."
"Kita akan jadi sahabat selamanya." . Padahal aku sudah berusaha
membuatmu tidak mengucapkan kalimat - kalimat itu lagi. Tapi kau selalu
saja mengucapkannya lagi. SAHABAT! SAHABAT! SAHABAT! Aku capek mendengar
kata itu keluar dari mulutmu. Aku juga capek menunggumu terlalu lama,
dan aku terlalu pengecut untuk menunggumu lebih lama lagi. Seharusnya dulu aku tidak membiarkanmu memasuki dinding - dinding kosong
dalam hatiku. Seharusnya dulu aku tidak mengukir namamu dengan sangat
indah di hatiku. Seharusnya dari dulu aku mengusirmu dari hatiku. Dan
seharusnya semua itu sudah dari dulu aku lakukan. Sebelum hatiku hancur
seperti saat tiba-tiba kau mengatakan "Aku udah jadian lho sama dia.
Tapi tenang aja, aku nggak akan lupa sama kamu kok. Kamu kan sahabatku."
itu sakiiiiit bangeeett:"""" Huffttt.. Tapi aku tak akan
menyalahkanmu atas sakitku ini. Mungkin ini adalah jalan kehidupan yang
harus kulalui. Mungkin ini adalah takdir yang tak bisa aku pungkiri.
Mungkin ini adalah salahku sendiri. Dan mungkin ini adalah kebodohanku
sendiri. Seharusnya aku sadar bahwa kita dipertemukan hanya untuk
menjadi sahabat, tidak akan pernah lebih dari itu. Tapi dibalik
semua sakit yang kurasakan, aku berterimakasih padamu. Yang sudah mau
menjadi bagian dari hidupku, yang sudah mau menjadi sahabatku dan yang
sudah mau menjalani kisah ini bersamaku hingga akhirnya menciptakan
sebuah kenangan yang berharga. Dan aku pikir persahabat lebih berharga
di banding dengan apa yang aku inginkan bersamamu. Terimakasih untuk
semua yang sudah kau beri untukku selama persahabatan kita. Aku tak akan pernah melupakan persahabatan kita:")))
Home
Archive for
Juni 2014
Untuk orang tuaku, ibu, bapak terimakasih untuk segala-galanya. Untuk kasih sayang kalian, dukungan kalian, doa kalian, perjuangan kalian, dan waktu kalian menemaniku selama ini, khususnya menemaniku saat berjuang mendapatkan hasil ini. Terimakasih, hanya itu yang bisa aku katakan. Juga maaf bila selama ini aku sering ngeyel, tidak patuh. Aku sayang kalian. Mungkin hanya ini yang bisa aku katakan.
Demikian pula untuk guru - guru yang sudah dengan sabarnya membimbingku selama ini. Terimakasih sudah membimbingku selama ini. Tanpa kalian aku tidak akan bisa mendapatkan apa yang aku dapat sekarang. Maafkan atas semua kesalahanku, kenakalanku dan ketidak patuhanku.
Berjuta rasa tumpah seketika saat aku melihat angka yang tertulis di kertas pengumuman kelulusan. Senang bisa lulus dengan nem yang memuaskan, bahagia melihat orang tuaku bahagia dengan hasil yang aku capai, dan sedih karna harus berpisah dengan teman-temanku. Teman-teman yang sangat baik padaku. Teman-teman seperjuangan yang sama-sama berjuang demi mendapatkan apa yang kami inginkan. Tapi sekarang kami harus berpisah untuk mengejar cita-cita kami masing-masing. Tapi aku tak akan pernah bisa melupakan kalian setelah 3 thn bersama. Teman-teman kelas 7D, 8A, 9D dan semua teman-teman Wiratama51. Kalian punya tempat tersendiri di hatiku. Laila, Deskan, meski kita tidak seperti dulu lagi tapi kalian nggak akan aku lupain. Audrey, jejerku yang paling nyebelin :p , ojo lali yo karo aku yo Dreyy. Ida, yang sering ngeceni, jangan lupain ebokmu ini:v. Emi, jangan lupain aku, jangan lupa juga move on :p . Ayu, jejerku pas kelas 8A, don't forget me:'). Vera, jangan lupa sama akuu Veerrr:'). Oya, Ervi, yang tanggal lahirnya tetanggaan sama aku, jangan lupa sama aku bang pep:). Farah, jejerku pas kelas 7 yang nyebelin :p , tapi ojo lali karo aku lho far:D. Dan semua teman-teman yang lain, pokoknya JANGAN LUPAIN AKU:").
Untuk Wiratama51 selamat atas kelulusan kita bersama, jangan lupakan aku dan selamat melanjutkan perjalanan kalian menggapai cita-cita kalian. WIRATAMA JAYA!!!
Mungkin aku selalu mengatakan tidak
Mungkin aku selalu mengelak
Dan mungkin aku juga selalu mengingkari
Tapi apakah kau tak sadar
Dibalik tidakku
Dibalik elakkanku
Dan dibalik ingkarku
Tersimpan sesuatu dibalik celah hatiku
Yang hanya aku dan Tuhan yang tau
Bahkan kamu sendiri tak akan pernah tau
Karna kamu..
Karna hatimu, tak pernah peka
Mungkin aku selalu mengelak
Dan mungkin aku juga selalu mengingkari
Tapi apakah kau tak sadar
Dibalik tidakku
Dibalik elakkanku
Dan dibalik ingkarku
Tersimpan sesuatu dibalik celah hatiku
Yang hanya aku dan Tuhan yang tau
Bahkan kamu sendiri tak akan pernah tau
Karna kamu..
Karna hatimu, tak pernah peka
Langganan:
Komentar
(
Atom
)
