Introvert Bercerita

  • Beranda
Home Archive for Agustus 2014





Bunga Desember atau Blood Lily merupakan bunga yang mekar setahun sekali. Bunga ini biasanya mekar pada akhir bulan November hingga pertengahan Januari. Bunga Desember juga sering disebut bunga tahunan, karena mekar hanya satu tahun sekali. Nama latin Blood Lily adalah Haemanthus Multiflorus.

Bunga Desember berbentuk seperti bola dengan diameter 10-30 cm. Bunganya majemuk berbentuk payung yang "berkoloni" sehingga membentuk bola. Bunganya yang majemuk memungkinkan pangkal mahkota yang berdekatan. Pangkal mahkota berbentuk contong dan panjang sekitar 12 cm dengan bintik coklat kemerahan sedangkan mahkotanya berbentuk jarum berwarna merah orange. Benang sari melengkung keluar, tangkai sarinya memiliki panjang 2-5 cm dan berwarna merah tua sedangkan kepala sari berwarna merah jambu. Disisi lain bakal buahnya berbentuk elips dan panjang sekitar 0,5 cm. Buahnya berwarna hijau, berbentuk kotak dan bulat telur. Pada setiap kotak terdapat 1 biji berbentuk ginjal dengan panjang lebih dari 1 cm. Bijinya berwarna hitam kecoklat-coklatan. Selain itu bijinya memiliki 1 kotiledon sehingga termasuk tumbuhan monokotil. Daun Bunga Desember berwarna hijau muda sampai hijau tua. Daun tumbuhan ini termasuk daun tunggal dengan pola pertulangan daun membentuk pola sejajar. Bunga Desember memiliki daun tepi rata, namun ujung runcing serta memiliki pangkal tumpul. Panjang daunnya berkisar antara 25-30 cm. Sedangkan lebar daunnya berkisar antara 3-10 cm. Bunga ini memiliki batang semu karena tidak terlihat batang yang fungsinya telah terdiferensiasi dan terspesialisasi layaknya tumbuhan tingkat tinggi. Hal ini berfungsi untuk memudahkan tumbuhan membentuk umbi pada musim kemarau untuk mempertahankan siklus hidupnya. Batang tumbuhan ini berwarna hijau muda. Akar tumbuhan ini termasuk tipe serabut berbentuk silindris dan berwarna putih.

Bunga Desember biasanya tumbuh di dataran rendah.Penanaman dan perawatan bunga ini memang sangat mudah. Untuk mengembangbiakan tinggal memisah anakan umbi yang biasanya tumbuh mengikuti umbi utama. Bentuk bonggol umbi bunga desember bentuknya berlapis-lapis, dengan akar serabut bewarna keputihan. Setelah dipisah, umbi anakan ini bisa ditanam di tempat lain seperti pot atau polybag. Yang perlu diperhatikan jangan sampai media tanam terlalu basah atau kedab air sebab akan mengakibatkan umbi akan membusuk dan gagal tumbuh. Selain itu, penempatan media harus ditempat teduh, jangan terpapar sinar matahari langsung sepanjang hari. Kemudian jika daun sudah mulai terbentuk atau mulai tumbuh kita bisa sedikit "memanaskan" atau kita pindah ke tempat yang sinar mataharinya lebih banyak. Selanjutnya, jika sudah datang musim hujan (November) kita bisa memindah tanaman ini ke media yang lebih luas (pot yang lebih besar) atau langsung ditanam di halaman (taman). Tinggalah kita menunggu munculnya Bunga Desember ini. Namun  sekarang, karena beberapa factor, seperti iklim yang tidak menentu, Bunga Desember juga tumbuh selain di bulan November hingga Januari.

Selain sebagai tanaman hias, Bunga Desember bermanfaat untuk mengobati luka bakar. Umbi banyak mengandung saponin, flavonoida dan polifenol berkhasiat sebagai obat luka bakar. Untuk obat luka bakar dipakai umbi Haematlhus Multiflorus yang masih segar, dicuci dan diparut kemudian ditempelkan pada bagian yang luka. Polifenol yang terkandung dalam umbi Bunga Desember aktif membunuh kuman penyebab infeksi sehingga luka bakar akan cepat kering dan sembuh.
Langganan: Komentar ( Atom )

ABOUT AUTHOR

LATEST POSTS

  • Tujuh Makhluk Penghuni 312
    Haii guys!!! Haaaahhhh… Nggak kerasa satu semester udah aku lewati di Teladan, sekolah baruku tercintaaahh :* Bahkan kini aku sudah be...
  • 7 Januari 2015
    7 Januari 2015 Aku di sini termenung. Merenungin suatu kecepatan sebuah kehidupan. Ya, cepat. Sebuah kata yang kuanggap paling tepat unt...
  • GLEN FREDLY - JANUARI
    Berat bebanku Meninggalkanmu Separuh nafas jiwaku Sirna... Bukan salahmu Apa dayaku Mungkin benar cinta sejati Tak berpihak Pa...
  • Menengok Kembali
    "Aku capek. Kenapa tanggung jawab itu harus dibebankan kepadaku semua?" keluhnya sore itu padaku. "Bukankah masih ada orang...
  • Tak Lagi Sama
    "Kenapa mereka membiarkanku sendirian?" tanya gadis kecil itu. Di sudut taman ia duduk sambil memandangi segerombolan anak peremp...
  • Rindu.
    Teruntuk dua orang di tempat yang berbeda, kukirimkan kepingan-kepingan rindu ini untuk kalian. Semoga kalian juga merasakannya dan memilik...
  • Alasan yang Terlupa
    Langit menjingga pertanda senja Saat itu, Kita berada   di tempat yang sama Di sebuah tapak yang semakin meninggi Perantara un...
  • Membunuh Ego
    Ketika semua bertahan dengan ego masing-masing, maka tak akan ada penyelesaian di antara masalah mereka. Satu-satunya hanya dengan membunuh...
  • Aku Ingin Sebuah Jawaban
    Aku menemukan foto itu saat menscroll down beranda igku. Ku perhatikan wajah bahagia mereka. Tampak sangat bahagia layaknya hidup mereka...
  • Cerita Tentang Hati yang Berantakan
    Nggak seharusnya dulu aku menghilang gitu aja dari kamu. Seharusnya dulu aku lebih sabar untuk menunggu saat indah itu. Daripada menghilang...

Blogger templates

Categories

  • akuuuu
  • puisi

Instagram

aarestii.tumblr.com twitter.com/aarestii

Blog Archive

  • ►  2016 (8)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2015 (10)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
  • ▼  2014 (18)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ▼  Agustus (1)
      • Blood Lily
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (1)
    • ►  September (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Introvert Bercerita

Hello!

Unknown
Lihat profil lengkapku

Popular Posts

  • Tujuh Makhluk Penghuni 312
    Haii guys!!! Haaaahhhh… Nggak kerasa satu semester udah aku lewati di Teladan, sekolah baruku tercintaaahh :* Bahkan kini aku sudah be...
  • 7 Januari 2015
    7 Januari 2015 Aku di sini termenung. Merenungin suatu kecepatan sebuah kehidupan. Ya, cepat. Sebuah kata yang kuanggap paling tepat unt...
  • GLEN FREDLY - JANUARI
    Berat bebanku Meninggalkanmu Separuh nafas jiwaku Sirna... Bukan salahmu Apa dayaku Mungkin benar cinta sejati Tak berpihak Pa...
  • Menengok Kembali
    "Aku capek. Kenapa tanggung jawab itu harus dibebankan kepadaku semua?" keluhnya sore itu padaku. "Bukankah masih ada orang...
  • Tak Lagi Sama
    "Kenapa mereka membiarkanku sendirian?" tanya gadis kecil itu. Di sudut taman ia duduk sambil memandangi segerombolan anak peremp...
  • Rindu.
    Teruntuk dua orang di tempat yang berbeda, kukirimkan kepingan-kepingan rindu ini untuk kalian. Semoga kalian juga merasakannya dan memilik...
  • Alasan yang Terlupa
    Langit menjingga pertanda senja Saat itu, Kita berada   di tempat yang sama Di sebuah tapak yang semakin meninggi Perantara un...
  • Membunuh Ego
    Ketika semua bertahan dengan ego masing-masing, maka tak akan ada penyelesaian di antara masalah mereka. Satu-satunya hanya dengan membunuh...
  • Aku Ingin Sebuah Jawaban
    Aku menemukan foto itu saat menscroll down beranda igku. Ku perhatikan wajah bahagia mereka. Tampak sangat bahagia layaknya hidup mereka...
  • Cerita Tentang Hati yang Berantakan
    Nggak seharusnya dulu aku menghilang gitu aja dari kamu. Seharusnya dulu aku lebih sabar untuk menunggu saat indah itu. Daripada menghilang...

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

  • My Story
  • Gallery
  • Archive
  • Blog
  • About
  • Contact

Label Cloud

  • akuuuu
  • puisi
  • Beranda

Latest Posts

  • Tujuh Makhluk Penghuni 312
    Haii guys!!! Haaaahhhh… Nggak kerasa satu semester udah aku lewati di Teladan, sekolah baruku tercintaaahh :* Bahkan kini aku sudah be...
  • 7 Januari 2015
    7 Januari 2015 Aku di sini termenung. Merenungin suatu kecepatan sebuah kehidupan. Ya, cepat. Sebuah kata yang kuanggap paling tepat unt...
  • GLEN FREDLY - JANUARI
    Berat bebanku Meninggalkanmu Separuh nafas jiwaku Sirna... Bukan salahmu Apa dayaku Mungkin benar cinta sejati Tak berpihak Pa...
  • Menengok Kembali
    "Aku capek. Kenapa tanggung jawab itu harus dibebankan kepadaku semua?" keluhnya sore itu padaku. "Bukankah masih ada orang...
  • Tak Lagi Sama
    "Kenapa mereka membiarkanku sendirian?" tanya gadis kecil itu. Di sudut taman ia duduk sambil memandangi segerombolan anak peremp...
  • Rindu.
    Teruntuk dua orang di tempat yang berbeda, kukirimkan kepingan-kepingan rindu ini untuk kalian. Semoga kalian juga merasakannya dan memilik...
  • Alasan yang Terlupa
    Langit menjingga pertanda senja Saat itu, Kita berada   di tempat yang sama Di sebuah tapak yang semakin meninggi Perantara un...
  • Membunuh Ego
    Ketika semua bertahan dengan ego masing-masing, maka tak akan ada penyelesaian di antara masalah mereka. Satu-satunya hanya dengan membunuh...
  • Aku Ingin Sebuah Jawaban
    Aku menemukan foto itu saat menscroll down beranda igku. Ku perhatikan wajah bahagia mereka. Tampak sangat bahagia layaknya hidup mereka...
  • Cerita Tentang Hati yang Berantakan
    Nggak seharusnya dulu aku menghilang gitu aja dari kamu. Seharusnya dulu aku lebih sabar untuk menunggu saat indah itu. Daripada menghilang...

Blogroll

Flickr

About

Copyright 2014 Introvert Bercerita.
Designed by OddThemes