Tak pernah terbesit sedikit pun
dibenakku untuk menjadi pengagum rahasiamu. Aku tak ingin diselimuti rasa ingin
tau yang berlebih tentangmu dan pada akhirnya harus mencari tau semua itu
diam-diam. Namun aku tak bisa memungkiri bahwa kini aku telah menjadi pengagum
rahasiamu. Akulah orang yang selalu ingin tau tentangmu. Aku, orang yang setiap
hari diam-diam selalu mencari tau kabarmu, keadaanmu. Apakah kau baik-baik
saja? Apakah kau selalu dalam lindungan Allah? Itulah yang selalu ingin ku tau.
Tapi pertanyaan-pertanyaan itu aku tak pernah bisa tau jawabannya. Pertanyaan
itu masih tersimpan rapih hatiku tanpa pernah aku tau kapan aku akan menemukan
jawabannya. Atau bahkan mungkin aku tak akan pernah tau jawabannya? Entahlah.
Aku hanya bisa diam bersama rasa ingin tauku itu. Meski terkadang, keputusasaan
mencoba menghinggapiku, tapi entah mengapa ia tak pernah bisa merasukiku. Aku
selalu bersabar untuk bisa tau jawaban dari pertanyaan yang menghantuiku itu.
Bagiku, menjadi secret admire,
menjadi orang yang penuh tanda tanya tentang orang lain, menjadi orang yang
selalu berusaha mencari tau apa yang ingin ia tau secara diam-diam, itu
bukanlah sebuah kebanggaan. Itu hanya membuatku selalu dilanda kecemasan. Jika
aku boleh memilih, pasti aku akan memilih untuk tidak akan pernah menjadi secret
admiremu. Bahkan mungkin aku akan lebih memilih untuk tidak pernah mengenalmu
atau tau tentangmu, sedikitpun.