Introvert Bercerita

  • Beranda
Home Archive for 2015


Langit menjingga pertanda senja
Saat itu,
Kita berada  di tempat yang sama
Di sebuah tapak yang semakin meninggi
Perantara untuk yang dasar dan yang atas
Kita bertemu tanpa kata
Pertemuan yang hening,
Kaku, dan mungkin saja, dingin
Seolah lupa atau melupa,
Sebuah alasan, untuk apa kita bertemu?
Lantas sang pertemuan pun berlalu
Tanpa kata
 
Iba padamu wahai sang waktu
Anak Adam sering menyalahkanmu
Padahal kau hanya menjalankan tugasmu
Berjalan setia dengan iramamu
Namun anak Adam tidak sejalan
Menganggapmu berlari
Anak Adam tertinggal darimu
Arkian menyalahkanmu atas kegialan mereka
Saat kau di depanku, kini
Aku terpaku tanpa kata
Beku tanpa rasa
Jantungku pun berdetak kencang, kacau
Aku cemas
Aku gelisah
Akuu..
Aku takut
Takut berlama-lama di dekatmu
Takut jantung ini semakin kacau
Takut dirimu mendapatiku seperti ini
Dan beribu takut lain
Kini menyelimutiku

                                               




Ketika sebuah pilihan harus kuambil. Aku pun mengambil satu dari beberapa pilihan itu. Kini aku menjadi yang tak terlihat. Itu akibat dari pilihanku. Tak pernah kusesali pilihanku itu. Meski karena pilihan itu aku menjadi tak dipandang. Bahkan menyempatkan untuk sekedar melirikku barang sekejap saja orang-orang pun enggan. Terkadang, sakit rasanya. Pilihanku tidak hanya tak telihat, tapi juga tak dianggap.

Ya, begitulah resiko dari pilihanku. Tapi aku tak pernah menyesalinya.karena sebuah pilihan itu bukan untuk disesali dikemudian hari. Tapi untuk dijalani dengan sebaik mungkin. Dan kini aku akan menjalani pilihan itu sebaik-baiknya. Bahkan aku bertekad, ingin menjadikan pilihanku itu menjadi telihat dan dianggap.
Aku menemukan foto itu saat menscroll down beranda igku.
Ku perhatikan wajah bahagia mereka. Tampak sangat bahagia layaknya hidup mereka tanpa masalah sedikit pun. Tersenyum lepas seakan saat itu adalah saat yang paling membahagiakan. Didukung dengan background natural dari foto itu, persahabatan mereka tampak lebih perfect.
Tiga sejoli itu telah bersahabat sejak lama. Awalnya, aku memang bagian dari mereka. Namun kemudian aku tidak lagi menjadi bagian dari mereka. Entah apa sebabnya, aku lupa. Untuk beberapa lama aku bukan siapa-siapa mereka.
Tapi setahun yang lalu aku kembali menjadi bagian dari mereka. Aku cukup nyaman dengan kebersamaanku dengan mereka. Aku pun lupa bahwa dulu aku bukan siapa-siapa mereka. Bahkan aku merasa memang sudah dari dulu kita seperti ini. Aku tak pernah sadar bahwa aku ini tak lain adalah orang baru di persahabatan mereka. Sebenarnya, saat aku datang lagi ke dalam bagian dari mereka, aku tidak datang sendiri. Aku bersama seorang yang lain. Orang itu pun merasakan hal yang sama denganku. Tapi perbedaan antara aku dengan orang itu baru sekarang aku rasakan. Baru sekarang, setelah kita tidak bersama lagi. Bedanya aku dengan orang itu ialah sekarang keberadaanku di tengah mereka seperti tak diinginkan lagi oleh mereka. Berbeda dengan orang itu, yang masih sangat diharapkan keberadaannya di tengah mereka.
 Meski orang itu tak ada di foto itu, tapi aku tau bahwa orang itu juga ada di tempat itu. Sangat menyakitkan. Dimana kebaikan mereka saat kita masih bersama selalu aku ingat hingga aku sangat menyayangi mereka. Aku bahkan menganggap mereka seperti keluargaku sendiri. Tapi kini, setelah jarak berada di antara kita, aku tak lagi diharapkan. Mungkin inilah resiko menjadi orang baru. Sulit untuk menjadi yang penting. Tapi, mengapa resiko itu hanya aku yang mendapatkannya? Mengapa orang itu tidak? Aku butuh jawaban dari kalian, wahai tiga sejoli.



Holaaa... Selamat pagi 22 February! huffuuutt .. Nggak kerasa ya, udah tanggal 22 aja. Besok pagi udah UTS aja. UTS semester dua pulak! Wakss cepet ajaaa~

Kemana aja selama ini sampai gak sadar kelas X tinggal 1/4 jalan lagi ?

Huffttt.. Lagi-lagi masalah waktu yang sedemikian cepat berlalu. Masalah waktu(?) Benarkah seperti itu? Yakin? Apa bukan masalah kita yang sedemikian lelet mengikuti perjalanan waktu(?) Hmmm . .




Wahai Ayah, detak jantungku
Wahai Ibu, hembus nafasku


Diam kutermenung
Terbayang wajah tuamu, Ibu
Penuh kerut, lipatan kasih sayang
Diam kutermenung
Tergambar tubuh kurusmu, Ayah
Penuh tonjolan tulang, bukti perjuangan
Semua deritamu, demi daku bisa di sini.

Berat bebanku
Meninggalkanmu
Separuh nafas jiwaku
Sirna...
Bukan salahmu
Apa dayaku
Mungkin benar cinta sejati
Tak berpihak
Pada kita


Reff:
"Kasihku
Sampai disini kisah kita
Jangan tangisi keadaannya
Bukan karena kita berbeda
Dengarkan
Dengarkan lagu.....lagu ini
Melodi rintihan hati ini
Kisah kita berakhir di Januari"


Selamat tinggal kisah sejatiku
Wow....pergilah


Langganan: Komentar ( Atom )

ABOUT AUTHOR

LATEST POSTS

  • Tujuh Makhluk Penghuni 312
    Haii guys!!! Haaaahhhh… Nggak kerasa satu semester udah aku lewati di Teladan, sekolah baruku tercintaaahh :* Bahkan kini aku sudah be...
  • 7 Januari 2015
    7 Januari 2015 Aku di sini termenung. Merenungin suatu kecepatan sebuah kehidupan. Ya, cepat. Sebuah kata yang kuanggap paling tepat unt...
  • GLEN FREDLY - JANUARI
    Berat bebanku Meninggalkanmu Separuh nafas jiwaku Sirna... Bukan salahmu Apa dayaku Mungkin benar cinta sejati Tak berpihak Pa...
  • Menengok Kembali
    "Aku capek. Kenapa tanggung jawab itu harus dibebankan kepadaku semua?" keluhnya sore itu padaku. "Bukankah masih ada orang...
  • Tak Lagi Sama
    "Kenapa mereka membiarkanku sendirian?" tanya gadis kecil itu. Di sudut taman ia duduk sambil memandangi segerombolan anak peremp...
  • Rindu.
    Teruntuk dua orang di tempat yang berbeda, kukirimkan kepingan-kepingan rindu ini untuk kalian. Semoga kalian juga merasakannya dan memilik...
  • Alasan yang Terlupa
    Langit menjingga pertanda senja Saat itu, Kita berada   di tempat yang sama Di sebuah tapak yang semakin meninggi Perantara un...
  • Membunuh Ego
    Ketika semua bertahan dengan ego masing-masing, maka tak akan ada penyelesaian di antara masalah mereka. Satu-satunya hanya dengan membunuh...
  • Aku Ingin Sebuah Jawaban
    Aku menemukan foto itu saat menscroll down beranda igku. Ku perhatikan wajah bahagia mereka. Tampak sangat bahagia layaknya hidup mereka...
  • Cerita Tentang Hati yang Berantakan
    Nggak seharusnya dulu aku menghilang gitu aja dari kamu. Seharusnya dulu aku lebih sabar untuk menunggu saat indah itu. Daripada menghilang...

Blogger templates

Categories

  • akuuuu
  • puisi

Instagram

aarestii.tumblr.com twitter.com/aarestii

Blog Archive

  • ►  2016 (8)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Februari (2)
  • ▼  2015 (10)
    • ▼  Oktober (1)
      • Alasan yang Terlupa
    • ►  Mei (1)
      • Salah Siapa (?)
    • ►  Maret (3)
      • K A C A U
      • Menjadi yang tak terlihat.
      • Aku Ingin Sebuah Jawaban
    • ►  Februari (2)
      • Dia yang berlari, atau kita yang merangkak (?)
      • ( ... )
    • ►  Januari (3)
      • GLEN FREDLY - JANUARI
  • ►  2014 (18)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (1)
    • ►  September (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Introvert Bercerita

Hello!

Unknown
Lihat profil lengkapku

Popular Posts

  • Tujuh Makhluk Penghuni 312
    Haii guys!!! Haaaahhhh… Nggak kerasa satu semester udah aku lewati di Teladan, sekolah baruku tercintaaahh :* Bahkan kini aku sudah be...
  • 7 Januari 2015
    7 Januari 2015 Aku di sini termenung. Merenungin suatu kecepatan sebuah kehidupan. Ya, cepat. Sebuah kata yang kuanggap paling tepat unt...
  • GLEN FREDLY - JANUARI
    Berat bebanku Meninggalkanmu Separuh nafas jiwaku Sirna... Bukan salahmu Apa dayaku Mungkin benar cinta sejati Tak berpihak Pa...
  • Menengok Kembali
    "Aku capek. Kenapa tanggung jawab itu harus dibebankan kepadaku semua?" keluhnya sore itu padaku. "Bukankah masih ada orang...
  • Tak Lagi Sama
    "Kenapa mereka membiarkanku sendirian?" tanya gadis kecil itu. Di sudut taman ia duduk sambil memandangi segerombolan anak peremp...
  • Rindu.
    Teruntuk dua orang di tempat yang berbeda, kukirimkan kepingan-kepingan rindu ini untuk kalian. Semoga kalian juga merasakannya dan memilik...
  • Alasan yang Terlupa
    Langit menjingga pertanda senja Saat itu, Kita berada   di tempat yang sama Di sebuah tapak yang semakin meninggi Perantara un...
  • Membunuh Ego
    Ketika semua bertahan dengan ego masing-masing, maka tak akan ada penyelesaian di antara masalah mereka. Satu-satunya hanya dengan membunuh...
  • Aku Ingin Sebuah Jawaban
    Aku menemukan foto itu saat menscroll down beranda igku. Ku perhatikan wajah bahagia mereka. Tampak sangat bahagia layaknya hidup mereka...
  • Cerita Tentang Hati yang Berantakan
    Nggak seharusnya dulu aku menghilang gitu aja dari kamu. Seharusnya dulu aku lebih sabar untuk menunggu saat indah itu. Daripada menghilang...

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

  • My Story
  • Gallery
  • Archive
  • Blog
  • About
  • Contact

Label Cloud

  • akuuuu
  • puisi
  • Beranda

Latest Posts

  • Tujuh Makhluk Penghuni 312
    Haii guys!!! Haaaahhhh… Nggak kerasa satu semester udah aku lewati di Teladan, sekolah baruku tercintaaahh :* Bahkan kini aku sudah be...
  • 7 Januari 2015
    7 Januari 2015 Aku di sini termenung. Merenungin suatu kecepatan sebuah kehidupan. Ya, cepat. Sebuah kata yang kuanggap paling tepat unt...
  • GLEN FREDLY - JANUARI
    Berat bebanku Meninggalkanmu Separuh nafas jiwaku Sirna... Bukan salahmu Apa dayaku Mungkin benar cinta sejati Tak berpihak Pa...
  • Menengok Kembali
    "Aku capek. Kenapa tanggung jawab itu harus dibebankan kepadaku semua?" keluhnya sore itu padaku. "Bukankah masih ada orang...
  • Tak Lagi Sama
    "Kenapa mereka membiarkanku sendirian?" tanya gadis kecil itu. Di sudut taman ia duduk sambil memandangi segerombolan anak peremp...
  • Rindu.
    Teruntuk dua orang di tempat yang berbeda, kukirimkan kepingan-kepingan rindu ini untuk kalian. Semoga kalian juga merasakannya dan memilik...
  • Alasan yang Terlupa
    Langit menjingga pertanda senja Saat itu, Kita berada   di tempat yang sama Di sebuah tapak yang semakin meninggi Perantara un...
  • Membunuh Ego
    Ketika semua bertahan dengan ego masing-masing, maka tak akan ada penyelesaian di antara masalah mereka. Satu-satunya hanya dengan membunuh...
  • Aku Ingin Sebuah Jawaban
    Aku menemukan foto itu saat menscroll down beranda igku. Ku perhatikan wajah bahagia mereka. Tampak sangat bahagia layaknya hidup mereka...
  • Cerita Tentang Hati yang Berantakan
    Nggak seharusnya dulu aku menghilang gitu aja dari kamu. Seharusnya dulu aku lebih sabar untuk menunggu saat indah itu. Daripada menghilang...

Blogroll

Flickr

About

Copyright 2014 Introvert Bercerita.
Designed by OddThemes